-
(via pratamidiah)
Posted on May 19, 2013 via Kuntawiaji with 81 notes
Source: kuntawiaji
-
Islam itu agama moderat, jadi lakukan apapun dengan moderat. Maksudnya, tidak berlebihan yang membuatmu lelah atau sebaliknya. Cukup lakukan sedikit demi sedikit namun berkesinambungan. Itulah yang sebenarnya akan menjaga kekuatan jiwamu.
Mba RR (via ronacahyantari)(via bungaazzahra)
Posted on May 17, 2013 via matahari kecil with 7 notes
Source: ronacahyantari
-
Posted on May 17, 2013 via The Victorious Party with 6,981 notes
Source: palsyria
-
The description of the Prophet’s Prayer from the Pure Sunnah by Shaykh Muhammad Bazmool
(via findingbeautyinislam)
Posted on May 16, 2013 via with 959 notes
Source: islam2011
-
(via bungaazzahra)
Posted on May 7, 2013 via Wonders of My World with 5,725 notes
Source: starryeyedmariam
-
keluarga mu, lingkungan mu, rezeki mu yang Allah limpahkan padamu, tidakkah itu cukup untuk menjadi alasan yang seharusnya-sangat-kuat untuk membuatmu bekerja lebih keras dan sunggh-sungguh?
Untuk membuatmu merasa beruntung dan tak henti bersyukur.
Masih ngerasa pantas untuk mengeluh?
Allah bersama kamu, Sofwah. Dalam setiap sulit dan mudah. Dalam setiap senang dan sedih.
Jadi jangan sedih, jangan khawatir. Dia membersamaimu. :)
“maka nikmat tuhan manakah yang ingin kau dustakan?”
-
Yaa muqollibal Qulub
Wahai Sang Pembolak-balik Hati.
kuserahkan semua pada Mu.
Takdirkan segala hal baik untuk ku pada waktunya.
entah kapan.
-
(via bungaazzahra)
Posted on April 24, 2013 via Images and Words with 1,212 notes
Source: leilockheart
-
Have a Joke? It’s OK :)
Sering deh terlena dalam masalah yang satu ini…..dan baru nyari-nyari dasarnya…
Rasulullah juga bercanda kok, tapinyaaa….tentu aja ada batasnya :)
Dari Abu Hurairah, bahwa para shahabat bertanya, ”Wahai Rasululloh, sesungguhnya Anda telah mencandai kami.” Rasulullah saw menjawab, “Betul, hanya saja aku selalu hanya mengatakan yg benar” (HR Tirmidzi)
1. Tidak mempermainkan ajaran Islam
“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan), tentulah mereka menjawab: “Sesungguh-nya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”. Tidak usah kamu minta ma`af, karena kamu kafir sesudah beriman”. (QS. At-Taubah: 65-66).2. Tidak berdusta
“Sesungguhnya tidaklah aku berbicara kecuali yang benar” (HR Tirmidzi).
“Celakalah seseorang yang berbicara dusta untuk membuat orang tertawa, celakalah ia, celakalah ia.” (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi) — ini sering banget ya disepelein #selfnote“Aku menjamin sebuah taman di tepi surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun ia berada di pihak yang benar, sebuah istana di bagian tengah Surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun ia bercanda, dan istana di bagian atas surga bagi seorang yag baik akhlaknya.”
(HR. Abu Daud)3. Tidak menyakiti hati (mencela)
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mencela sebagian yang lain, karena boleh jadi yang dicela itu lebih baik dari yang mencela” (QS. Al-Hujurat:11)4. Meluruskan tujuan yaitu bercanda untuk menghilangkan kepenatan, tapi jgn berlebihan meskipun niatnya bercanda.
“Janganlah salah seorang dari kalian mengambil barang milik saudaranya, baik bercanda maupun bersungguh-sungguh.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)5. Jangan sampai menjatuhkan harga diri orang
6. Jangan bercanda dengan orang yang tidak suka bercanda.
“Janganlah salah seorang dari kalian mengambil barang milik saudaranya, baik bercanda maupun bersungguh-sungguh.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
7. Hindari perkara yang dilarang Alloh Azza Wa Jalla saat bercanda.
Semoga kita semua termasuk orang yg beradab dalam bercanda sesuai aturan Islam. Aamiin..
“Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka”. (QS Al Baqarah :15)Ya, harus lebih hati-hati ya sofwah nisana :)
-
Dekap Aku, Ya Rabb
manusia yang satu ini begitu lemah
banyak tak bisa nya
mudah terbawa arus kesana sini
lisan kadang tak terjaga
hati apalagi
ya, aku lemah.
Tapi aku yakin, begitu yakin, dan akhir-akhir ini semakin yakin
Rabb ku Dzat yang Kuat, Dia dekat.
Dekap aku ya Rabb, supaya diri ini, hati ini, cinta ini, tak lari kemana-mana.
Hanya untuk Engkau. Sang pemilik segala kebahagiaan sementara yang kini kumiliki.
Keridhoan Engkau dan Cinta kau kepada ku dan hamba-hambaMu yang lain yang membuat kebahagiaan abadi.
Jaga lisan ini, mata dan telinga ini, jaga hati ini.
Biarkan tetap condong kepada Mu.

